| By Admin Soya Aksi,
|
Views : 553 |
Favoured : 55 |
Selasa, 30 Maret 2009, 9 kecamatan di Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Agam, Sumatera Barat dilanda banjir bandang dan tanah longsor. Bencana yang biasa disebut warga lokal sebagai galodo ini, di kabarkan lebih besar dari yang pernah terjadi pada tahun 1979.
Dari 9 kecamatan tersebut, 6 di antaranya berada di Kabupaten Tanah Datar, yakni Kecamatan Tanjung Baru, Salimpaung, Sungai Tarap, Sungayang, Pariangan, dan Tanjungmas. Sedangkan 3 kecamatan lainnya berada di wilayah Kabupaten Agam, yakni Kecamatan Candung, Baso dan Kecamatan Ampek Angkek. Kecamatan-kecamatan yang dilanda banjir bandang tersebut berada di lereng Gunung Merapi, Sumbar.
Banjir merusak ratusan hektar sawah dan infrastruktur seperti jalan, jembatan dan sekolah. Sekitar 105 hektar sawah penduduk di Sungai Tarab, Pasie Laweh, rusak tertimbun material banjir bandang. Sementara jembatan yang menghubungkan Sungai Tarab dan Koto Panjang juga rusak berat. Kerugian diperkirakan mencapai lebih dari 166 milyar rupiah. Untuk itu sebagai wujud kepedulian sosial, produsen Serbuk Minuman Kedelai Natoya, PT Amco Mandiri Pratama mengadakan salah satu program CSR-nya yaitu AMCO Peduli. Program tersebut diwujudkan dengan memberikan sejumlah bantuan berupa sejumlah pakaian baru dan bahan makanan yang diperuntukan bagi korban bencana galodo. Bantuan telah diterima secara simbolis oleh Wakil Bupati Kabupaten Tanah Datar Drs H Aulizul Syuib selaku Ketua Harian Satlak Penanganan Bencana pada hari Sabtu, 4 April 2009 di Posko Satlak Penanganan Bencana Kabupaten Tanah Datar yang berlokasi di kantor kecamatan Sungai Tarab, Tanah Datar, Sumatera Barat. Dengan bantuan ini diharapkan dapat sedikit meringankan penderitaan para korban. Last update: 24-10-2009 14:03
|